Ini Alasan Kenapa Isi BBM Mobil Jangan Sampai Nunggu Tangki Kosong


Jaditau.id
| Mesin mobil akan berjalan ketika terisi bahan bakar, untuk itu mobil perlu diisi secara berkala ketika dalam penggunaannya.

Namun masih ada pemilik mobil yang menunggu tangki bahan bakar mesin (BBM) mendekati indikator E atau empty sebelum mengisi BBM.

Padahal, hal tersebut akan bisa berdampak buruk pada kebersihan tangki dan performa mesin mobil itu sendiri. 

Meskipun mobil memiliki cadangan BBM, pemilik mobil tidak disarankan menunggu tangki sampai kosong sebelum mengisi BBM.

Baca juga: Simak! Ini 8 Tips Hilangkan Jamur Kaca Mobil Tanpa Harus ke Bengkel

Menurut Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi, usahakan jangan sampai volume BBM di tangki kurang dari seperempat tangki, apalagi jika tangki dibiarkan kosong semalaman

Ia pun menjelaskan, tangki kosong yang dibiarkan khususnya pada malam hari dapat memicu terjadinya kondensasi atau munculnya embun air.

"Tangki itu, kalau malam, nanti paginya ada kondensasi. Kalau tangkinya sering kosong, maka kondensasi atau embun air itu ada di dalam tangki. Lama-lama, dia campur sama bensin," ungkap Bambang.

Bambang membeberkan bahwa embun air yang terlalu lama menempel pada tangki juga dapat memicu munculnya karat yang menjadi kotoran pada tangki BBM. Hal tersebut dapat berdampak buruk kedapannya.

"Jadi kalau mobil, itu sarannya di atas seperempat diisi (BBM). Minimal seperempat tangki, kondisi bensinnya," ucapnya.

Hal senada dengan hal tersebut, Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan kotoran yang muncul di tangki BBM bisa terisap naik.

Baca juga: Takut Melewati Turunan Curam Saat Gunakan Motor Matic? Begini Caranya

"Memang kebiasaan seperti ini tidak akan merusak mobil, namun kotoran-kotoran yang ada di tangki itu bisa terisap naik, walaupun sebenarnya ada filter bensin," ucap Didi.

Didi menjelaskan, filter bahan bakar yang kotor kemudian membuat suplai BBM dari tangki ke mesin mobil menjadi tidak sempurna. 

"Ini dapat membuat mesin tersendat atau mengganggu kinerja mesin," pungkasnya. (Red)