Cek Fakta, Fenomena Solstis 21 Desember, Benarkah Tidak Boleh Keluar Rumah?

- Senin, 19 Desember 2022 | 12:30 WIB
Winter solstice (Freepik)
Winter solstice (Freepik)

Jaditau.id- Beredar kabar di media sosial seperti tiktok, bahwa pada tanggal 21 desember 2022 tidak boleh keluar rumah karena adanya fenomena Solstis. Lalu, apakah fenomena Solstis itu?.

fenomena Solstis terjadi dua kali dalam satu tahun. Yaitu pada bulan Juni dan Desember. Solstis Desember yaitu fenomena titik balik selatan matahari. Maksudnya, dimana posisi Bumi bagian selatan lebih dekat dengan posisi matahari.

Lalu, apa saja dampak fenomena ini terhadap Bumi, Berikut faktanya.

Baca Juga: 5 Makhluk Mitologi Masyarakat Sunda. Ada yang Pernah Ketemu?

1. siang Hari Menjadi Lebih Lama

Pada bulan Desember, Argentina akan mengalami siang hari yang durasinya cukup lama sekitar 17 jam. Hal ini karena Negara tersebut cenderung berada di bagian selatan Bumi. Begitu pun dengan Negara lain seperti Australia dan Afrika.

2.Waktu malam Lebih Panjang

Di bagian Bumi bagian utara, malam akan terasa lebih panjang karena posisi matahari yang lebih condong ke bagian selatan.  Dan merupakan pertanda awal dari musim dingin.

Bahkan di Negara Norwegia bisa terjadi "Polar night" artinya matahari tidak akan terbit selama 24 jam di Negara tersebut.

Baca Juga: Mengenal Singkat Gunung Padang Peninggalan Sejarah di Cianjur

3. Dampak Terhadap Indonesia

Indonesia adalah negara yang berada di garis katulistiwa. fenomena Solstis ini tidak terlalu berpengaruh terhadap Indonesia, namun tetap akan terasa dampaknya. Seperti siang akan sedikit lebih lama yaitu sekitar 12,1 sampai 12,75 jam.

Jadi ketika fenomena Solstis kita tidak boleh keluar rumah Itu tidak benar ya. fenomena ini hanya mempengaruhi waktu siang dan malam saja akibat dari posisi matahari. Tidak ada hubunganya dengan bencana alam seperti gempa Bumi, tsunami dan lainya***

Editor: David Kholik Sujana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X