4 Pamali Bagi Orang Sunda, Cek Akibat dan Penjelasannya

- Minggu, 8 Januari 2023 | 20:31 WIB
Ilustrasi Pamali keluar petang (freepik)
Ilustrasi Pamali keluar petang (freepik)

Jaditau.id- Larangan atau pamali adalah sebuah aktivitas yang tidak boleh untuk dilakukan. Karena apabila dilanggar akan berakibat buruk bagi pelakunya. Suku Sunda yang Mayoritasnya tinggal di Jawa Barat, memiliki beberapa larangan yang tidak boleh di langgar.

Bagi masyarakat Sunda, kata pamali ini masih Percayai memiliki dampak yang positif untuk mendidik anak-anak agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik.

Selain itu, pamali sering di sangkut pautkan dengan hal-hal yang berbau mistis dari suku Sunda seperti kutukan, keberkahan, dan lain-lain. Berikut adalah contoh Pamali yang masih di percayai sebagai hal tabu.

Baca Juga: 5 Makhluk Mitologi Masyarakat Sunda. Ada yang Pernah Ketemu?

1. Ulah Neuktekan Kuku Ti Peuting

Yang pertama yaitu, jangan memotong kuku pada malam hari. Pantangan itu dipercayai oleh masyarakat sebagai aktivitas yang dapat menghambat rezeki.

Padahal menurut orang tua zaman dulu, larangan tersebut dibuat untuk menghindari jari agar tidak ter iris.

Karena waktu itu belum ada gunting kuku dan masih menggunakan pisau sebagai alat pemotong kuku.

Baca Juga: 5 Permainan Yang Bisa Memanggil Makhluk dari Dunia Lain

Halaman:

Editor: David Kholik Sujana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Singkat RSUD Bayu Asih Purwakarta

Minggu, 29 Januari 2023 | 15:41 WIB

Pantun Sunda Lucu dan Nyindir, Gokil Bikin Ngakak

Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:17 WIB

Rabbani Garut Buka Lowongan Kerja untuk Store Cashier

Sabtu, 28 Januari 2023 | 06:49 WIB
X